Bobol 500 Juta Akun Yahoo, Pria Kanada Pasrah Dihukum

Seorang pria 23 tahun asal Kanada mengaku bersalah atas kasus pembobolan 500 juta akun e-mail Yahoo. Hacker bernama Karim Baratov itu, juga menerima dakwaan jaksa bahwa dia telah
berkonspirasi melakukan penipuan secara online, penyalahgunaan penggunaan internet, serta 8 dakwaan pencurian identitas lain.
Hakim Pengadilan Calikornia diperkirakan akan menjatuhkan hukuman selama 8 sampai 9 tahun pada Baratov, dari hukuman maksimal penjara 20 tahun. Pembacaan vonis terhadap pria berdarah Kanada-
Kazakhstan itu akan berlangsung Februari tahun. Baratov lebih memilih disidang di Amerika sekaligus menolak diekstradisi ke negara asalnya Kanada.
Dilansir gizmodo, dalam persidangan yang berlangsung Rabu waktu setempat, jaksa wilayah menyebut Baratov ikut bertanggung jawab atas pembobolan 80 rekening bank, dimana 50 diantaranya
tersimpan di akun Google. Uang hasil pembobolan rekening tadi kemudian digunakan terdakwa untuk hidup berfoya-foya .
Dalam kasus pembobolan e-mail Yahoo yang berlangsung sekitar tahun 2013 tersebut, pengadilan juga menyidangkan 3 terdakwa lain. Dua diantarnya adalah perwira menengah bidang keamanan asal
Rusia. Dijelaskan jaksa, berbekal e-mail, Baratov kemudian mencuri data penting seperti nomor kartu kredit dan akun bank.
Baratov ditangkap kepolisian tanpa perlawanan pada Maret lalu di Toronto, Kanada. Penangkapan pria penuh tato di lengan kanan ini, seolah menjawab pertanyaan para tetangganya yang heran
melihat Baratov sering mengelar pesta dan gonta-ganti mobil mewah, padahal tak jelas apa pekerjaannya.
Beberapa foto yang beredar di Facebook, Baratov terlihat nampang di depan mobil mewah seperti Mercedes Benz, Aston Martin, Lamborghini, dan Porsche convertible. Dari hasil sebagai penjahat
maya, Baratov diberitakan berhasil membeli rumah cuup mewah seharga sekitar USD 1 juta di kawasan Ontario.
Pembobolan akun Yahoo menjadi berita besar di jagat teknologi sebab jumlah yang dibobol hacker ditaksir mencapai 3 miliar pengguna, atau seluruh akun yang ada. (viz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *