Dihadiahi Piringan Hitam Metallica, Jokowi Diprotes Metalhead Dunia

Berita Presiden Jokowi dihadiah piringan hitam Metallica oleh Perdana Menteri Denmark Lars Løkke Rasmussen, Jokowi justru diprotes metalhead dunia. Para penggemar musik cadas itu kagum sekaligus menyayangkan langkah Jokowi yang akan melaporkan pemberian Lars tersebut ke KPK. “This is my single favorite headline I’ve ever read on Blabbermouth,” tulis Jake Bruen, dalam kolom komentar situs berita musik metal Blabbermouth.net.

Vinyl boxset album “Masters of Puppets” diberikan Lars saat melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada Selasa lalu. Piringan hitam bergambar kuburan itu diserahkan saat keduanya bertemu di Istana Bogor. Lars sepertinya tahu benar Jokowi adalah penggemar berat Metallica, dan hadiah yang paling diingini seorang fans tentunya tak lain dari album yang ditandatangani oleh personel band favoritnya.


Boxset yang diserahkan Lars ditandatangani Lars Ulrich, drumer sekaligus motor Metallica. Lars bisa mudah mendapatkan tanda tangan Ulrich karena drumer enerjik itu kelahiran Denmark. Sebelum diserahkan pada Jokowi, beberapa hari sebelumnya, Ulrich mengumumkan lewat akun Instagram miliknya, betapa senangnya dia saat diminta menandatangani album Masters of Puppets oleh sang Perdana Menteri.

“Keren sekali. Aku baru saja tanda tangan album MoP (Masters of Puppets) yang diminta Perdana Menteri Lars Løkke Rasmussen. Album mau dihadiahkan pada Presiden Joko Widodo, yang kita kenal penggemar setia musik rock,” tulis Ulrich. Ini bukti musik bisa jadi penghubung manusia dengan manusia lain,” cuitnya.

Walau senang dan kagum, sebagian fans menyayangkan langkah Jokowi yang akan melaporkan pemberian Lars itu ke KPK. Bagi mereka album tersebut merupakan hadiah penghormatan kepala negara sahabat yang tak perlu dilaporkan. “It’s probably one of the best gifts he’s ever been given in that job, would be a real shame to give it up. Free publicity for Metallica either way though,” tulis Soulness Voodoo Guy.

Ini adalah hadiah kedua dari personel Metallica ke Jokowi. Di tahun 2013 kala hendak manggung di Indonesia, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut sempat dihadiahi gitar bass oleh David Trujillo, yang diserahkan lewat seorang promotor. Jokowi akhirnya tak bisa memiliki alat musik itu, karena menurut KPK nilainya lebih mahal dari yang bisa diterima oleh seorang pejabat negara.

Baca juga : Bondan “Maknyuuus,,,” dan Selebriti Kuliner Dadakan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *